Kisahku

Di suatu pagi yang menegangkan, mencekam, memacu jantung… Seorang calon ibu berjuang dengan mempertaruhkan nyawanya, demi sebuah nyawa baru : anak pertamanya. Meski berkali-kali pingsan, meski merasa sangat lelah, lemas, tiada lagi tenaga, ia tak menyerah berjuang. Namun bayi itu tidak juga bisa meloloskan diri dari ruang yang sempit, hingga sang dokter memutuskan untuk menyedotnya (vacum ekstraksi) agar terlahir ke lingkungan baru yang penuh risiko.

Akhirnya, tubuh mungil itu menghirup udara untuk pertama kalinya tanggal 25 September 1990. Ummi dan abinya menangis karena terharu dan sekaligus khawatir. Bayi itu lahir dengan kepala yang agak panjang karena efek vacum ekstraksi. Ia tidak menangis, pertanda parunya tidak mengembang jadi sulit baginya bernapas, hingga birulah tubuhnya (sianosis). Namun alhamdulillah setelah tindakan resusitasi ia pun menangis dan bisa bernapas. Kepalanya? Seiring pertumbuhannya kepala bayi itu pun kembali normal.

Semasa bayinya ia sering menyusahkan Ummi dan Abinya. Ia sering menangis keras sekali –kalau istilah di Padang ‘pakiak pingkau’- sampai tetangga yang jarak rumahnya hampir 10 meter bertanya “Apa yang terjadi dengan Afifah?” Afifah bayi tidak mau lepas dari Ummi dan Abinya, lepas sebentar saja jurus pakiak pingkau akan segera ia keluarkan. Ummi, Abi, maafkan anakmu yang sangat merepotkan ini… Sungguh jasamu dalam membesarkanku tak kan pernah mampu kubalas…

Pendidikan formal pertama yang ia lalui adalah Playgroup Adzkiya Padang pada tahun 1994-1995. Lalu dilanjutkan ke TK namun tak bertahan lama karena bosan. Ia kemudian masuk SD 22 Purus Kebun Padang pada tahun 1995. Saat itu Ummi dan Abinya bertempat tinggal di Jambi, entah kekuatan apa yang membuatnya mampu tinggal terpisah sekecil itu dari orang tuanya. Namun saat naik ke kelas 2 cawu kedua, ia pun ikut dengan Ummi dan Abinya ke Jambi, dan bersekolah di SD 15 Payo Lebar Jambi hingga lulus dan masuk ke SMP 1 Jambi pada tahun 2001. Karena Abi dimutasi ke Sekayu, Muba-Sumsel, ia dan keluarga pun pindah. Di Sekayu ia bersekolah di SMP 1 Sekayu. Lalu untuk menemani nenek yang sendiri di Padang dan demi pendidikan serta lingkungan yang lebih baik, Afifah pindah lagi ke SMP 1 Padang saat kenaikan kelas 3.

Lulus SMP tahun 2004, ia bersekolah di SMA 2 Padang, dan untuk pertama kalinya ia sekolah dari awal sampai lulus tanpa ada perpindahan dan penyesuaian lagi. Saat kelas 3 SMA, dengan berbagai pertimbangan ia bertekad untuk bisa lulus di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, dan tahun 2007 alhamdulillah Allah mengizinkannya belajar di sana hingga sekarang. Semoga Allah kembali mengizinkannya untuk menjadi dokter muslim yang baik, adil, bertanggung jawab hingga membawa kebaikan bagi agama dan bangsa. Amin..

20 Comments

20 thoughts on “Kisahku

  1. Abi

    pendek sekali ceritanya..padahal pakik pingkaunya lama..he..he

    • Afifah Amatullah

      Habis nggak ingat waktu lagi pakiak pingkau Bi,
      hehehe..

  2. almira

    …dan pada suatu hari dia dipertemukan di A5 dengan seorang gadis yang baik hati selalu bahagia rajin menabung menyayangi orangtua dan berbela negara…dan cerita terus berlanjut bersama A5 lainnya(sampai saat ini sampai saat akhirnya kita harus dipisahkan) dengan segala tingkah polah kita…

    ^ ^

    • Afifah Amatullah

      Wehehe…
      Yup Sari..
      Moga meski terpisah lebih kurang 2 bulan lagi (hiks, hiks!) hati kita tak kan terpisah..
      (ceile… kayak mau pergi jauh aja..)

      ^^

  3. ph32n

    he..he…
    dan pada suatu hari, si-gadis-pakiak-pingkau-waktu-bayi bertemu dengan seorang gadis menyebalkan yang kerjanya ngomel-ngomel dan suka ngedumel… gadis itu berinisial V***Y, mereka bertemu pada masa kuliah tahun pertamanya.
    namun saudara-saudara, terjadilah pertemanan yang luar biasa antara si-gadis-pakiak-pingkau-waktu-bayi dan gadis berinisial V***Y. bukan hanya karena “keadaan” yang membuat mereka menjadi berteman tetapi juga karena latar belakang mereka, mengapa? karena ternyata mereka berasal dari KAMPUNG yang sama yaitu PADANG TAROK tercinta kujaga dan kubela… ha..ha..ha… sebuah desa kecil di kota BUKITTINGGI yang sebenarnya sudah hampir dekat dengan PAYAKUMBUAH….
    dan SAUDARA-SAUDARA…. pertemanan mereka semakin spesial karena ternyata NENEK-NENEK mereka telah berteman sejak kecil, dan secara tidak langsung dilanjutkan oleh CUCU-CUCU mereka….
    dan bagaimanakah kelanjutan pertemanan si si-gadis-pakiak-pingkau-waktu-bayi dan si gadis berinisial V***Y ???

    gimana bu editor? silakan diedit!!
    wakakakakakakak…..

    • Afifah Amatullah

      Wehehehe…
      Bener bgt tu pen…
      Tetap jaga ukhuwah kita ya!!
      Luv u cz of Allah ^^

  4. cerita hidup emang harus dikasih satu page khusus ya.. ga bisa dimasukin ke postingan biasa..

    tapi kok lumayan pendek? ah, afwan, ga ada maksud merendahkan.

  5. Lani

    hihihi…lcu kak ^^
    nmpang ketawa y.. ^^

  6. Afifah Amatullah

    Hehe..
    Comment lani jg lucu..
    Syukran y udh berkunjung..^^

  7. sara

    untungg na sara anagg baik … (loh?)

  8. Assalamu’alaykum…
    Berkunjung… mohon dibukakan pintu 🙂

    btw, kisahnya nggak representatip
    :mrgreen:

  9. bissmillah…

    sudah dengan sangat berani mengkopi salah satu postingannya tapi lupa membaca siapa yang punya…
    tapi dak masalah do nak??..

    telah datang dengan selamat dan diberi selamat gai lah ciat lu yo…

    dan sudah saatnya untuk pergi dari sini… 🙂

    *kabuuur*

  10. Terlalu cepat masuk sekolah, atau sayanya yang telat ya??

    🙂

    *manggut2

  11. keren ceritanya 😉

  12. Numpang Senyum uni padang 🙂
    waah, liat tanggal lahirnya, kok bisa sama? 25 September 1990 itu tanggal lahir saya sering jadi ID kesayangan, hehe
    namun angkatan sekolah jauh beda, antum 2007 awak 2009 krn sempat berhenti jadi 2010 deh,,

    owh ya mau tanya sekalian,
    Akhi Ahmad Imaduddin Elektro UNAND 2010 itu saudara kandung kah? 🙂

    Sang Pecinta Ilmu!!

    • Wah sama ya,subhanallah.. 🙂

      Iya adik kandung ana, kenalkah?

      • Iya, Luar biasa!! dikira hnya saya seorang diri yg lahir pada hari tersebut!! Syukurlah ada teman, 😀

        iya, kenal dgn beliau! alhamdulillah kami dipertemukan dalam serangkaian acara IMSS (International muslim Students Summit) 2012 FSLDKN XVI,, kampus saya (read ITB) sbg panitia, dan akhina Ahmad sbg peserta dr FKI Rabbani Sumbar!!

        lihat perjalanan kisah keluarganya! Luar biasa.. mmbuat saya “iri”! hhe
        tak mengapa, Insya Allah jadi pelajaran . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: