MA’RIFATUR RASUL

Tugas Para Rasul

Tujuan materi

Peserta mampu :

  1. Memahami tugas rasul sebagai pembawa risalah dakwah dan penegak dinullah
  2. Menyebutkan bentuk-bentuk keteladanan rasul dalam menjalankan misinya.
  3. Termotivasi untuk meneruskan jejak risalah dalam menegakkan dienullah

Keterangan

Tugas rasul (wazhifatur-rasul) secara umum seperti yang termaktub dalam Al-Qur’an adalah mengemban risalah dakwah dan menegakkan agama Allah. (QS 5:67, QS 42:13-15)

1. Mengemban risalah dakwah (hamlun risalatid-da’wah) (QS 5:67, QS 33:39). Rangkaian tugas dalam hal ini adalah :

  • Mengenalkan Sang Pencipta (ma’rifatul khaliq) kepada umatnya melalui ayat-ayat qauliyah maupun kauniyah. (QS 41:53, QS 3:190)
  • Mengajari umatnya cara beribadah yang benar (kaifiyatul ‘ibadah)
  • Menyampaikan pedoman hidup (minhajul hayah) (QS 3:19)
  • Mendidik umatnya (at-tarbiyah) dengan arahan dan  nasihat-nasihat (taujihun wa nashihatun) hingga menjadi muslim yang berkarakter.

2. Menegakkan agama Allah (iqmatud-dinillah) (QS 42:13-15). Tegaknya sistem (agama) bermula dari kedaulatan hukum. Maka tugas rasul yaitu :

  • Menegakkan khilafah (iqamatul khilafah) (QS 24:55, QS 48:27)

Manusia mendapat kepercayaan dari Allah untuk memakmurkan bumi, konsekuensinya adalah ia harus menegakkan syari’at/aturan Allah agar terwujud kemaslahatan umat manusia.

  • Mencetak kader (bina’urrijal) (QS 3:`104)

Untuk memperjuangkan dan membela agama ini, dibutuhkan kader-kader yang militan.

  • Memandu dakwah islamiyah (minhajud-da’wah) (QS 3:159)

Rasul bertugas mengajarkan panduan dalam mendakwahkan agama Allah kepada para pengikut dan pewarisnya.

  • Menerapkan risalah yang dibawanya (tathbiqur-risalah) (QS 2:208, QS 6:162)

Rasul bertugas memberi teladan dalam mengimplementasikan risalah Islam dalam kehidupan.

Sifat Para Rasul

Tujuan materi

Peserta mampu :

  1. Memahami sifat-sifat dasar yang pasti dimiliki oleh setiap Rasul dan dapat menunjukkan contoh masing-masing sifat tersebut pada pribadi Muhammad saw
  2. Memahami keagungan budi pekerti Muhammad saw sebagai pribadi Qur’ani dan hasil tarbiyah Rabbaniyah
  3. Memahami bahwa Rasulullah adalah uswatun hasanah bagi kaum muslimin.

Keterangan

Sifat Rasul yaitu :

  1. Manusia biasa (al-basyariyah) (QS 14:11). Rasul adalah manusia biasa, bukan malaikat atau jin, sehingga keberadaannya wajar dan amanah yang diembannya pun bukan sesuatu yang tak terjangkau kemampuan manusia unutuk melaksanakannya.
  2. Terpelihara dari kesalahan dan dosa (al-‘ishmah) (QS 5:67, QS 66:1). Sebagaimana manusia biasa, beliau mungkin pernah salah atau keliru. Namun kesalahannya segera diluruskan oleh Allah SWT.
  3. Jujur (ash-shidq) (QS 39:33, QS 53:3-4). Jujur adalah sifat utama yang harus dimiliki setiap rasul. Rasulullah adalah orang yang sangat jujur  dan tidak pernah berdusta. Hal itu diakui semua orang bahkan orang kafir sekalipun.
  4. Cerdas (al-fathanah) (QS 48:27). Kecerdasan adalah sifat utama seorang rasul. Inilah yang menjadikan kaumnya lega dengan keputusan dan kebijakan sang rasul.
  5. Amanah (al-amanah) (QS 4:58). Sebelum masa kenabian, Rasulullah telah dipercaya masyarakatnya dan dijuluki sebagai al-amin (yang terpercaya).
  6. Tabligh (at-tabligh) (QS 5:67). Seorang rasul bertugas menyampaikan risalah Allah kepada manusia. Dalam menyampaikan perintah itu, beliau telah menunaikan tugasnya dengan baik dan tuntas hingga beliau wafat.
  7. Komitmen (al-iltizam) (QS 17:74, QS 68:1-8). Dalam gaya hidup sederhana (zuhud), perjuangan, ibadah, muamalah, dan lain-lain. Beliau adalah teladan sempurna yang menunjukkan komitmen terhadap syari’at Allah. Al-Qur’an mensifati Rasulullah dengan akhlak yang agung (‘ala khuluqin ‘azhim) (QS 68:4). A’isyah ra. mengatakan bhawa akhlak beliau adalah representasi Al-Qur’an (akhlaqul qur’an). Karena itulah Allah menjadikannya sebagai suri teladan yang terbaik bagi siapa saja yang mengharap ridha-Nya (uswatun hasanah) (QS 33:21)

Karakteristik Risalah Rasulullah saw.

Tujuan materi

Peserta mampu :

  1. Memahami keistimewaan misi risalah Rasulullah dan perbedaannya dengan risalah rasul-rasul sebelumnya.
  2. Menunjukkan dan menjelaskan inti dari risalah Muhammad saw.
  3. Menyadari perannya sebagai penerus risalah jihad sehingga termotivasi untuk berdakwah di jalan Allah.

Keterangan

Karakteristik kerasulan Nabi Muhammad saw (khasaishur-risalati Muhammad saw.) mirip dengan karakteristik Islam, yaitu :

  1. Beliau saw. adalah penutup para nabi (khatamul anbiya’) (QS 33:40, QS 40:78, QS 4:163-164, QS 6:84-86). Sebagai nabi terakhir, risalahnya adalah yang terakhir pula.
  2. Risalahnya menghapus risalah sebelumnya (nashikhur-risalati) (QS 33:40, QS 61:8, QS 34:28, QS 21:107). Dengan risalah yang terakhir ini, risalah sebelumnya tidak berlaku lagi.
  3. Membenarkan nabi-nabi sebelumnya (mushaddiqul anbiya’) (QS 61:8-9). Perbedaan beliau dengan nabi-nabi sebelumnya hanya ada pada sebagian isi syariat karena zaman dan kebutuhan yang berbeda. Karenanya risalah beliau membenarkan nabi-nabi sebelum beliau.
  4. Menyempurnakan risalah-risalah sebelumnya (mukammilur-risalati)
  5. Risalahnya untuk seluruh umat manusia (kaafatu lin-nas) (QS 34:28). Jika nabi-nabi sebelum beliau diutus kepada kaumnya secara khusus, maka Rasulullah saw diutus untuk seluruh manusia hingga hari kiamat.
  6. Sebagai rahmat bagi seluruh alam (rahmatun lil ‘alamin) (QS 21:107). Risalah beliau yang sempurna merupakan rahmat Allah untuk seluruh alam : umat islam maupun non islam. Bahkan hewan, tumbuhan dan benda-benda mati pun merasakannya. Rasulullah saw bersabda, “Aku adalah rahmat yang dihadiahkan (untuk alam semesta).”

Kewajiban Kita kepada Rasulullah saw.

Tujuan materi

Peserta mampu :

  1. Memahami persaksian “Muhammad adalah Rasulullah” dan termotivasi untuk merealisasikannya.
  2. Menjelaskan kewajiban seorang mukmin terhadap Rasulullah saw.
  3. Menyadari perannya sebagi kader dakwah pelanjut risalah Rasulullah saw.

Keterangan

Persaksian atas kenabian Muhammad saw menuntut konsekuensi:

  1. Membenarkan apa yang disampaikannya (tashdiquhu fima akhbara) (QS 39:33). Apa yang beliau katakan bukanlah hawa nafsunya, melainkan wahyu Allah. Maka seorang muslim wajib membenarkan apa yang beliau sampaikan itu.
  2. Menaati perintahnya (tha’atuhu fima amara) (QS 24:51, QS 5:7, QS 4:115). Apa yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya dilaksanakan semaksimal kemampuan kita.
  3. Menjauhi apa yang dilarangnya (ijtinabu ma nafa’anhu) (QS 59:7)
  4. Tidak beribadah kecuali dengan apa yang disyariatkannya (la na’budullah illa bima syara’a) (QS 4:80)

Selanjutnya kewajiban seorang mukmin kepada Rasulullah saw (wajibuna nahwar-rasul saw) adalah :

  1. Mengimaninya (al-imanu bihi) (QS 61:10-11). Beriman kepada Allah berarti harus beriman kepada Rasul.
  2. Mencintainya (mahabbatuhu). Lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya dibanding cinta kepada yang lain bahkan kepada dirinya sendiri adalah tanda kesempurnaan iman.
  3. Mengagungkannya (ta’zhimuhu) (QS 48:7-9). Sudah semestinya beliau diagungkan karena kemuliaannya. Namun pengagungan ini tidak boleh sampai mengkultuskannya.
  4. Menolong dan membelanya (nushratuhu wa ta’ziruhu) (QS 9:40, QS 61:14)
  5. Mencintai para pecintanya (mahabbahu man ahabbahu) (QS 48:29)
  6. Menghidupkan sunnahnya (ihya’u sunnah) (QS 3:132). Baik dalam ibadah umum maupun khusus yang diajarkan beliau, hendaknya dihidupkan dan dibudayakan agar hidup kita diberkahi Allah Swt.
  7. Memperbanyak shalawat kepadanya (iktsarush-shalawat) (QS 33:56). Tanda cinta dan bangga kepada Rasulullah antara lain dibuktikan dengan memperbanyak shalawat atas beliau. Bahkan ketika kita mendengar nama beliau disebut kita mesti menyahutnya dengan bacaan shalawat.
  8. Mengikuti manhajnya (ittiba’u manhajihi) (QS 33:31). Ajaran beliau adalah bagian dari sistem Islam untuk mengatur segala aspek kehidupan.
  9. Mewarisi risalahnya (wiratsatu risalatihi) (QS 48:28). Mewarisi risalahnya adalah dengan menjaga, membela, dan memperjuangkan risalah beliau (dakwah dan jihad).
Advertisements
Categories: FK Unand, Mentoring | Tags: , | 8 Comments

Post navigation

8 thoughts on “MA’RIFATUR RASUL

  1. Nadya Fadillah F

    syukron ilmunya..
    syukron ilmunya..
    ana izin copy untuk tugas pembelajaran yaa..
    jazakumulloh khairan katsir

  2. arif

    ana juga

  3. fauzan

    wh ijin mengambil ya, au saya buat bikin kisi-kisi materi dauroh, syuon semoga bermnfat

  4. abdul fender II

    ijinn ngambill ya

  5. Gita

    syukron ilmunya ukh.. 🙂 izin copy untuk pembelajaran dan tambahan materi untuk tugas kuliah yaaa.. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: